Baca kebutuhan izin dari kegiatan usaha
NIB sering menjadi dokumen pertama yang dicari ketika pelaku usaha mulai menata legalitas. Agar prosesnya tepat, persiapkan penjelasan tentang kegiatan yang benar-benar dilakukan: apa yang dijual, bagaimana barang diproduksi atau jasa diberikan, dan di mana kegiatan berlangsung. Informasi tersebut membantu pemilihan klasifikasi kegiatan usaha.
Kerangka perizinan berusaha berbasis risiko saat ini diatur dalam PP 28/2025, yang mencabut PP 5/2021. Karena itu, gunakan panduan OSS terbaru saat menyiapkan permohonan. Daftar persyaratan dari artikel lama perlu diperiksa kembali sebelum dijadikan pegangan.
Kenali hubungan NIB dan tingkat risiko
Secara umum, bentuk perizinan ditentukan oleh tingkat risiko kegiatan. Ringkasan berikut membantu Anda memahami keluaran yang mungkin muncul di OSS. Penentuan untuk usaha tertentu tetap mengikuti klasifikasi, skala, lokasi, dan ketentuan sektor yang berlaku.
- Risiko rendah: perizinan berusaha berupa NIB.
- Risiko menengah rendah: NIB dan Sertifikat Standar berdasarkan pernyataan pemenuhan standar.
- Risiko menengah tinggi: NIB dan Sertifikat Standar yang memerlukan verifikasi pemenuhan standar.
- Risiko tinggi: NIB dan izin; standar tambahan dapat berlaku sesuai kegiatan.
Periksa status setiap persyaratan
Selain bentuk perizinan utama, kegiatan tertentu berkaitan dengan persyaratan dasar, seperti kesesuaian pemanfaatan ruang, lingkungan, atau bangunan. Ada pula perizinan untuk menunjang kegiatan usaha. Pemetaan kebutuhan perlu melihat keseluruhan kegiatan, bukan hanya nama badan usaha atau satu dokumen yang sudah terbit.
Saat meninjau hasil OSS, perhatikan nama kegiatan, lokasi, status dokumen, dan kewajiban yang tercantum. Mintalah penjelasan apabila ada status yang belum dipahami. Sebagai kebiasaan administrasi, simpan dokumen hasil sistem beserta catatan tindak lanjut agar tim mengetahui pekerjaan yang masih perlu diselesaikan.
Untuk data proyek dari masa sebelum penerapan PP 28/2025 yang memenuhi kondisi transisi tertentu, OSS menyediakan panduan pengajuan data lama. Cocokkan kondisi proyek dengan panduan tersebut sebelum memilih alur pengajuan. Hindari membuat data baru hanya karena tampilan sistem telah berubah.
Checklist sebelum mengajukan
Persiapan yang rapi membantu konsultasi menghasilkan urutan kerja yang jelas. Buat daftar satu halaman untuk setiap kegiatan utama, lalu lengkapi dengan dokumen yang sudah dimiliki. Bila usaha mempunyai beberapa lokasi atau model penjualan, jelaskan perbedaannya.
Setelah pengajuan, jadwalkan pemeriksaan administrasi internal. Perubahan kegiatan atau lokasi sebaiknya menjadi pengingat untuk meninjau kembali data usaha dan kebutuhan pemenuhan persyaratan.
- Tulis uraian kegiatan secara spesifik dan cocokkan klasifikasinya.
- Siapkan data pemilik atau badan usaha, lokasi, dan skala kegiatan.
- Inventarisasi izin atau persetujuan yang sudah dimiliki.
- Catat persyaratan yang belum terpenuhi beserta penanggung jawabnya.
- Gunakan panduan OSS terkini untuk alur baru maupun data transisi.
Rujukan resmi
- Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan — PP 28/2025
- KKP — Materi Perizinan Berusaha Pengolahan dan Pemasaran
- OSS — Panduan Pengajuan Perizinan Berusaha pada Masa Transisi PP 28/2025
Panduan umum, diperbarui 7 Oktober 2026. Kebutuhan setiap usaha mengikuti kegiatan, lokasi, dan ketentuan yang berlaku.
